ekobudianto - KESIBUKAN di luar rumah memaksa keminiman waktu dengan anak. Meski demikian, tak berarti Anda jadi jauh dengan anak. Agar kehangatan dengan buah hati tetap terjalin.
Tak mudah menjadi sosok ideal bagi anak. Dibutuhkan trik khusus agar label ayah ideal bisa Anda raih. Ini tipsnya seperti dipaparkan Aliva Abdullah, M.Psi dari Langkahku Child & Family Educare dan dikutip dari Tabloid Mom & Kiddie :
1.Luangkan waktu sesibuk apapun
Bagi para Ayah usahakan untuk selalu meluangkan waktu bersama keluarga. Kosongkan kegiatan di akhir pekan untuk menghabiskan waktu bersama si kecil, piknik keluarga, atau sekadar menemani anak menonton film kartun favoritnya. Selalu menyempatkan diri menemani anak untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar sayang dan berusaha sebaik mungkin untuk selalu berada di samping mereka.
2.Beraktivitas di luar
Agar si kecil tidak bosan dan stres, sesekali lakukan kegiatan bersama si kecil di luar rumah seperti mengunjungi tempat wisata, bermain sepak bola, piknik di halaman rumah, atau sekadar lari pagi di sekitar tempat tinggal. Memperkenalkan pada lingkungan yang belum pernah dilihatnya dapat menambah wawasan dan pergaulan anak.
3.Dengarkan “curhat” si kecil
Sebagai Ayah cobalah meluangkan waktu untuk mendengarkan keluh-kesah anak seputar kegiatannya sehari-hari, atau di sekolah, kabar teman-temannya, dan hal-hal ringan lainnya. Anak akan merasa dihargai karena orangtuanya mau mendengarkan ceritanya. Kalau ada hal yang salah atau kurang baik, jangan buru-buru memarahinya. Jika merasa perlu untuk memberikan nasihat, pilih kata-kata yang lembut dan tidak terkesan menggurui. Jika perlu Anda juga dapat bertukar cerita dengan si kecil.
4.Tunjukkan kasih sayang
Meskipun kadang agak sulit, tapi biasakan memperlihatkan kasih sayang kepada anak seperti memeluk dan mencium anak sesering mungkin. Agar anak merasakan sentuhan kasih sayang yang lebih dekat dari Ayahnya. Selain itu Ayah juga tidak merasa kaku dan lebih dekat dengan anaknya.
5.Dekat dengan teman-temannya
Tak ada salahnya Ayah mengenal lebih dekat dengan teman-teman si kecil. Dengan cara ini Anda dapat mengetahui dan mengontrol seperti apa pola pergaulan anak dan siapa saja yang berinteraksi dengan anak setiap hari. Namun jangan terlalu protektif terhadap si kecil dengan membatasi teman-temannya.
6.Jadilah Ayah “Superhero”
Bagi anak laki-laki, Ayah adalah seorang jagoan yang dapat melakukan apa saja yang tidak dapat mereka lakukan. Sedangkan bagi anak perempuan, Ayah merupakan cinta pertama. Kehadiran sosok Ayah sebagai pemimpin di rumah perlu diimbangi dengan konsistensi Anda untuk selalu menomorsatukan keluarga. Saat keluarga sudah menjadi prioritas utama, si kecil pun akan semakin memandang sosok Anda sebagai “superhero” yang serba bisa dan selalu jadi idola.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar