Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

4 Fakta Tentang Tahu

Reko blog's - Tahu adalah makanan tradisional yang terbuat dari kedelai, yang kaya akan protein dan rendah sodium, kolesterol dan kalori.

Makanan ini telah memiliki sejarah hingga 2000 tahun lamanya lho. Karena efek kedelai baik untuk kesehatan, tahu dianggap sebagai makanan sehat yang jika dikonsumsi bisa bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa fakta tentang tahu, seperti dilansir Boldsky :

1. Tahu menyediakan cukup nutrisi
Tahu kaya akan protein, zat besi dan kalsium. Makanan ini dikemas dengan 10 gram protein per setengah cangkir penyajian. Tahu juga mengandung isoflavon kedelai yang ditemukan efektif dalam mencegah kanker. Tahu juga memiliki delapan dari asam amino esensial yang tidak dapat disintesis dari senyawa lain dalam tubuh manusia.

2. Tahu baik untuk diet
Tahu adalah makanan yang baik untuk mengendalikan berat badan. Makanan ini dapat memberikan energi dan nutrisi untuk tubuh, serta rendah kalori dan kolesterol. Tahu tidak mengandung lemak jenuh dan sangat rendah lemak lho.

3. Tahu tidak akan membuat Anda jadi seorang gay
Ini adalah mitos umum yang menyatakan bahwa tahu mengandung estrogen yang dapat membuat pria memiliki karakter feminin yang lebih kuat. Studi tertentu menunjukkan bahwa kedelai berbahaya bagi anak laki-laki selama masa pubertas. Tetapi, beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa hal ini tidak benar karena tahu mengandung phytochemical isoflavon yang jatuh dalam "phytoestrogen" atau "tanaman" dalam kategori estrogen.

4. Terlalu banyak tahu tidak baik untuk kesehatan
Karena adanya kandungan isoflavon, hypoythyroidism merupakan salah satu risiko mengonsumsi tahu terlalu banyak. Hal ini juga ditemukan terkait dengan penurunan kognitif dan atrofi otak di kemudian hari.

Ini adalah beberapa fakta dan manfaat kesehatan dari makan tahu.

Apakah Anda juga suka tahu?

7 Alasan Mengapa Makan Cokelat Lebih Baik Dibanding Seks

Liputan6.com - Siapa yang tak suka cokelat? Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sebagian besar senang makan cokelat. Tapi jika diminta memilih seks atau cokelat, mana yang akan dipilih?

Wanita mungkin sulit untuk bisa mendapatkan keduanya. Apalagi bagi beberapa wanita keduanya bisa disebut sebagai 'obat' kehidupan. Namun ada beberapa alasan mengapa cokelat lebih baik dibanding seks seperti dikutip Magforwomen, Selasa (2/4/2013) :

1. Aman, mengemudi sambil makan cokelat
Sejak kapan polisi akan menilang Anda jika makan cokelat ketika sedang mengemudi? Tapi Anda tak bisa bercinta sambil mengemudi di waktu yang sama. Alasannya, pertama itu tidak diperbolehkan dan kedua bisa menimbulkan banyak risiko untuk sekitar Anda. Terakhir, Anda mungkin jago dalam multitasking tapi Anda tak bisa menyeimbangkan antara bercinta dengan mengemudi.

2. Cokelat awet lama
Anda bisa memiliki 5, 10 atau lebih banyak lagi cokelat dalam sehari sesuai selera. Tapi untuk seks, Anda butuh banyak energi untuk melakukannya beberapa kali. Selain itu, juga perlu meluangkan waktu untuk berhubungan seks. Beda dengan cokelat yang bisa dikonsumsi di mana saja dan kapan saja.

3. Ibu tak keberatan kalau makan cokelat
Orangtua mana yang melarang anaknya makan cokelat. Tapi coba jika itu seks, ibu Anda tentu bisa
marah-marah jika melakukannya sebelum menikah. Anda bisa makan cokelat saat di depan ibu Anda, tapi ini Anda tak bisa melakukan seks di depan ibu Anda.

4. Cokelat rasanya berbeda
Itulah alasan terbaik mengapa semua orang mencintai cokelat! Ada banyak rasa dan varietas seperti cokelat hitam, susu, krim, cokelat, dan buah. Tapi, ketika datang seks, tak ada rasa yang terlibat. Itu sama setiap waktu dan monoton jika bisa disebut seperti itu.

5. Tak membuat hamil
Ini alasan yang luar biasa. Anda tentu tak perlu khawatir setiap kali makan sepotong cokelat. Anda bisa menikmatinya tanpa ragu-ragu. Tapi bisakah Anda melakukan hal yang sama dengan seks?

6. Bisa dimakan kapan saja
Anda tak perlu menahan makan cokelat ketika siklus menstruasi datang. Anda bisa makan kapan saja tanpa khawatir. Tapi berbeda dengan seks, Anda harus 'istirahat' saat sedang haid.

7. Bisa dimakan siapa saja
Cokelat bisa dimakan semua usia, anak-anak, remaja, dan wanita tua. Anda tak perlu memikirkan usia
untuk makan cokelat. Sedangkan untuk seks, ada batas usia tertentu dan semua orang tak seharusnya berhubungan seks.